Love Matter

by - Mei 01, 2009

Oke, akhirnya saya membahas ini juga. First, I want to say that something called love can be something beautiful but also can be something annoying.

For those who have love problems right now, I think they agree with my second opinion.

Akhir-akhir ini saya kembali menjadi tong curhat. Dari curhatan-curhatan itu gw bisa tau kayak apa love life orang-orang di sekitar saya. Termasuk juga dari gosip-gosip yang beredar, mau nggak mau saya ‘terpaksa’ mendengarkan juga karena ada dua biang gosip di dekat saya. Saya ingin share berbagai cerita itu tanpa mengumbar love life orang.

Inilah hal-hal yang saya dengar:


“Ca, gimana caranya bersabar? Karena gw udah melakukan segala macem dan kayaknya nggak ada satupun yang berharga di mata dia.”
“Ca, tau nggak? Masa si A jadian sama si B, terus si C jadian sama si D.. Kok bisa ya??”
“Ca, gw nggak mau pisah sama cewek gw......................”
“Ca, kenapa sih semua orang bilang dia jahat?? Dia tuh orang baik, cuma gw nggak tau kenapa dia selalu kayak gitu sama gw...”...dsb, dsb.



Dari hal-hal itu saya bisa menyimpulkan:
1. Love is blind. You can be hurted soooo many times, but you still love the one who makes you hurt.

2. Girls rules! Haha, mungkin karena beberapa kasus terdekat yang saya dengar mengeluhkan hal yang sama, saya bisa mengambil kesimpulan ini. Udah nggak jaman cowok menindas cewek! :)

3. There’s no such thing as accidentally. Semua itu udah diatur sama Yang di Atas. Kalian bisa aja berharap jadian sama si P, tapi ternyata kalian jadiannya sama si R, and turns out, you enjoy it.

4. Sesuatu yang berlebihan itu nggak baik. Kadang orang mikir mendingan berlebih daripada kekurangan, padahal hal itu nggak berlaku buat semua hal. I think everything has to be in balance.

5. Catatan buat kalian yang pengen baikan atau udah desperate mau diputusin, jangan menunjukkan kalau kalian stress di depan pacar kalian. Instead, you should show some effort to get him/her back. Karena berdasarkan orang-orang yang saya lihat, mereka nggak peduli dengan seberapa ‘gila’nya kalian karena masalah itu tapi mereka lebih peduli seberapa besar kalian berusaha untuk menyelesaikan masalahnya.

6. Talking is easier than doing.(I think everyone knows it, though)

7. Menyelesaikan (atau at least membantu menyelesaikan) masalah orang lain lebih mudah daripada menyelesaikan masalah sendiri.

*Sepertinya kesimpulan terakhir berlaku buat saya. Haha.

You May Also Like

2 komentar

  1. Hehe beautiful tips. Keren. Kayanya gw tau tuh beberapa orang diatas yang curhat kaya gitu. haha..mungkin. Bener Ca, poin nomor 7 setuju banget. Kayanya gampang ngasih saran dsb, tapi masalah sendiri itu susah banget

    Nice Blog Ica, makasih udah ke blog gw

    BalasHapus
  2. haha iya terlalu banyak nampung curhat sampe gk kepikiran mslh sendiri. hehe mksh dhin :)

    BalasHapus