Sudah Lama

Saking lamanya saya nggak menulis, sampai judulnya begitu.
Saya benar-benar kangen menulis.
Menulis, mengetik sesuatu yang berisi, bukan cuma menulis catatan kalkulus, fisika, kimia sampai berlembar-lembar.
Saya butuh sebuah tempat emosi dan pikiran saya tersalurkan, dan itu bisa tercapai lewat menulis.

Isi blog saya akhir-akhir ini basi dan nggak penting ya, sorry for that. Saya aja rasanya pengen menghapus beberapa posting nggak penting yang hanya di post karena iseng semata.

Malam ini saya baru merasakan betapa enaknya tinggal di Bandung.

Saya sudah ngekost setengah tahun, dan beberapa minggu terakhir di penghujung tahun baru terasa, betapa senangnya menjadi mahasiswa (yang mau liburan).
On weekdays, bawaannya pusing mikirin pelajaran, mikirin uts, mikirin kapan libur, dan ujung-ujungnya homesick. Untungnya saya punya pacar yang selalu siap 'menculik' saya untuk skip dari rutinitas yang bikin pusing, meskipun saya nya bawel takut begini begitu. Kenyataannya, kalau Aswin nggak 'menculik' saya, mungkin saya akan mengalami tekanan batin versi akut (lebay).

Tapi seminggu terakhir di Bandung ini, hidup rasanya sangat menyenangkan.
Titik baliknya adalah UAS Kalkulus.

Meskipun saya belum tahu nilai akhir, tapi setelah melewati UAS Kalkulus itu rasanya beban hidup gw terangkat sudah. Seriously.
Berarti belajar masih jadi beban buat saya ya? Well I'm trying to change it, still in progress :)

Here are several things that happened recently:

Setelah UAS Kalkulus lewat, saya punya waktu di kostan seharian, hanya untuk belajar SAS (yang sangat saya sukai setiap materinya).

Setelah UAS Kalkulus lewat, saya bisa belajar bareng Winny, sambil numpang bersantai bareng Aswin di rumahnya.

Setelah UAS Kalkulus lewat, saya sepedahan sama Winny dan Om Jonky, 26 kilometer! Oke itu masih sangat amatir, tapi buat saya yang rekor olahraganya menyedihkan ini, itu lumayan banget! Dari Margawangi sampai Teuku Angkasa lho! It was very refreshing indeed. 

Setelah UAS Kalkulus lewat, saya bisa sering main ke sekre U-green, ikut rapat Greentech yang seru banget brainstormingnya, dan wonton bareng Greeners 2009.

Kesimpulan:
KAFIKI adalah sumber tekanan batin selama ini. Ketika KAFIKI tidak lagi membebani hidup selama 2 minggu terakhir, hidup jadi lebih indah. UAS selesai, libur dimulai, tapi rasanya saya pengen di Bandung aja!

Share:

0 comments