Resolusi?

22.16.00

Saya punya tradisi menulis resolusi di awal tahun. Di akhir tahun, saya akan mereview hidup saya setahun itu sambil mention bagaimana pencapaian resolusi saya.

Tahun 2012 mungkin salah satu tahun dengan pencapaian resolusi terbaik. Alhamdulillah 12 dari 16 resolusi saya tercapai. Bahkan ada salah satu resolusi hidup yang kesampaian di tahun ini.

Bagaimana dengan 2013?

Entah kenapa di awal tahun ini saya nggak punya semangat untuk membuat resolusi seperti tahun-tahun sebelumnya. Sudah puas dengan pencapaian hidup saya? Nggak juga. Mungkin karena saya belum menemukan apa yang ingin saya capai di 2013. Mungkin juga karena tahun 2013 adalah penentuan kelulusan saya, penentuan saya setelah lulus bakal ngapain - yang rasanya sekarang semuanya masih blur.

Bukannya saya nggak tahu apa yang saya inginkan. Hanya saja saya nggak tahu apakah saya bisa mendapatkannya. Tekad yang belum kuat? Mungkin.

Untuk mengangkat semangat hidup dan daya juang, saya banyak membaca. Buku yang pertama saya baca di awal tahun ini adalah Negeri 5 Menara karya A. Fuadi. Buku ini berhasil menampar saya yang sombong ini dan mengingatkan bahwa saya cuma sebutir debu di mata Tuhan. Buku ini dengan manusiawinya menceritakan bahwa manusia boleh berencana, boleh punya impian, dan akan selalu dihadapkan pada pilihan. Tapi tentu saja setiap jalan yang kita pilih sudah direncanakan dan dibuat skenarionya oleh Yang Di Atas. Buku ini berhasil membuat saya kembali menjejak tanah.

Kemudian untuk sebuah majalah, saya harus meresensi  buku 2 karya Donny Dhirgantoro. Saya pun membaca-baca sekilas untuk mengingat kembali inti ceritanya. Ada kalimat yang diulang-ulang di buku ini :

"Jangan meremehkan manusia, karena Tuhan sedikitpun tidak pernah."

Kedua buku itu menghasilkan semacam kombinasi kesimpulan yang kurang lebih seperti ini:

"Jangan takut bermimpi dan berusaha untuk mendapatkan mimpi itu. Ketika mengejar mimpi, berjuanglah dengan usaha di atas rata-rata orang lain, karena siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil."

Setelah beberapa silence moment dan ansos-moment, hasil membaca saya ini pun akhirnya membawa berkah: saya ingin menulis resolusi. Simply because saya nggak mau dan nggak bisa hidup tanpa tujuan. Seblur-blurnya masa depan, setidaknya saya akan berjuang untuk mendapatkannya. Jadi, inilah resolusi saya untuk 2013.

1. Menyelesaikan Laporan-Presentasi-Poster Kerja Praktek saya pada waktu yang ditentukan dan dengan usaha maksimal yang diharapkan memberikan nilai maksimal juga.

2. Memulai, mengerjakan, dan menyelesaikan Tugas Akhir saya dengan sepenuh hati.

3. Lulus pada waktu yang tepat. Juli 2013 atau Okober 2013. Yang penting saat saya lulus, saya harus sudah merasa hidup saya sebagai mahasiswa sudah maksimal, agar tidak ada penyesalan.

4. Menulis sebagai freelance contributor untuk media besar seperti Kompas, Media Indonesia, National Geographic, apapun.

5. Bekerja untuk Kementerian PU atau Kementerian Ristek atau KemenLH. Masih mencari beberapa lembaga menarik lainnya. Pilihan lain, memperoleh beasiswa untuk meneruskan S2 di Eropa.

6. Menyelesaikan Enviro 11 dengan maksimal. Keuangan mencukupi kebutuhan, layout bagus, hasil cetak bagus tak bercacat, e-magz tersebar luas dan nambah pembaca, distribusi tersebar ke seluruh Indonesia dan semoga bermanfaat untuk siapapun di luar sana yang membacanya.

7. Menyelesaikan kliping CCE yang entah bagaimana masih di saya dan belum disentuh sejak turun kepengurusan. Sebelum lulus, saya bakal mengembalikan kliping dengan bentuk jauh lebih cantik sebagai hadiah buat U-green tersayang :')

8. Nggak lalai sama kewajiban pada Allah dan kalau bisa ditambah sama sunah-sunahNya juga.

9. Jalan-jalan ke dua kota baru yang belum pernah dijelajahi.

10. Membaca minimal 24 buku dalam satu tahun.

11. Puasa minimal 4 hari dalam satu bulan.

12. Dalam satu bulan minimal pernah sepedahan satu kali dan lari pagi dua kali.

13. Belajar masak masakan Jawa: gudeg, krecek, dan segalanya yang dimasaknya lama dan ribet tapi suka dimakanin sama Dito.

14. Jalan-jalan sama Bayu ke bukan mall, ke Dufan, Monas, Transtudio, kemanapun biar doi kenal 'dunia luar'.

15. Nonton konser Coldplay bareng Bayu. Please banget semoga mereka jadi ke Indonesia.

16. Harus sudah diizinkan nyetirin keluarga, nyetirin diri sendiri tanpa ditemenin orang, nyetir kemana-mana pokoknya.

17. Pergi liburan sama keluarga bukan di daerah Jabodetabek atau Bandung. Yang naik pesawat. Atau naik kereta. Cari suasana baru.

18. Menulis di blog ini minimal sebulan sekali.

You Might Also Like

0 comments